Kedaulatan digital Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan serius, mulai dari ancaman keamanan siber, penyalahgunaan data pribadi, hingga penyebaran disinformasi. Menjawab tantangan tersebut, PT Tri Kreasi Mandiri Teknologi (TKMT) bersama SATSIBER TNI melakukan sharing session dan diskusi mengenai penguatan kedaulatan digital Indonesia.
Komandan SATSIBER TNI, Brigjen TNI Juinta Omboh Sembiring, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa ruang siber kini menjadi bagian penting dari pertahanan negara. SATSIBER TNI berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga aset strategis nasional dan mendukung penguatan kedaulatan siber Indonesia.
Menurutnya, ancaman siber saat ini telah berkembang menjadi ancaman hibrida yang mencakup serangan teknis seperti ransomware dan sabotase, hingga perang informasi melalui disinformasi dan propaganda.
Untuk menghadapi ancaman tersebut, SATSIBER TNI fokus pada penguatan perlindungan data, infrastruktur digital, dan ketahanan informasi nasional. Selain itu, kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi langkah penting dalam membangun pertahanan siber yang kuat dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, SATSIBER TNI juga menyampaikan apresiasi terhadap PT Tri Kreasi Mandiri Teknologi (TKMT) sebagai perusahaan nasional yang aktif mengembangkan teknologi keamanan siber dalam negeri guna mendukung kemandirian teknologi dan ketahanan digital Indonesia.








